Teks Misa Perkawinan Katholik Yang Telah Disetujui Pastor

Reactions:
Teks Misa Perkawinan Katholik Yang Telah Disetujui Pastor

P E N Y A M B U T A N

  MC [Bapak Sonny]
 Selamat pagi saudara – saudari yang terkasih dalam Kristus. Selamat datang di Gereja Santo Yohanes Rasul Pringwulung.
 Pada hari ini kita bersama – sama hadir untuk mengikuti Upacara Penerimaan Sakramen Perkawinan bagi saudara kita Andreas   dengan Andrea   yang akan dipimpin oleh Romo Matheus Sukmawanto, Pr. Marilah kita berdiri untuk menyambut kedatangan Romo beserta keluarga mempelai. 
 (Umat dimohon berdiri)
                                                                                                                                                                 PENYAMBUTAN KEDUA MEMPELAI                              
( Mempelai, orang tua, saksi, segenap pengiring siap di depan pintu Gereja. Imam beserta Putra Altar menyambut mereka )

Imam    :





Umat    :



Saudara-saudari yang terkasih dalam Kristus, dengan penuh kegembiraan dan rasa syukur, saya mengucapkan selamat datang kepada  kedua calon mempelai, orang tua dan keluarga, beserta saudara sekalian. Rahmat dan cinta kasih Allah senantiasa besertamu

Dan sertamu juga.
PENYERAHAN  KEDUA  MEMPELAI
(Bapak Kun Supriyatna sebagai wakil dari keluarga mempelai menyerahkan mempelai kepada Imam. Imam memerciki dengan air suci)

Wakil Keluarga [Bp. Kun Supriyantna]  :        Romo Matheus Sukmawanto yang kami hormati,  pada hari yang berbahagia ini kami menyerahkan putra-putri kami Andreas   dan Andrea   ke hadapan Romo untuk saling menerimakan Sakramen Perkawinan menurut tata cara Gereja Katolik. Kami mohon sudilah Romo berkenan memberkati dan meneguhkan mereka dalam Sakramen Perkawinan, serta memohon berkat kepada Allah Bapa, agar berkenan melimpahkan rahmatNya dan menyertai mereka dalam perjalanan hidup berkeluarga. Atas kesediaan Romo, kami haturkan terima kasih.

Imam   :








Umat    :

Imam   :





Umat    :

Imam   :
Dengan gembira, saya atas nama Gereja menerima kedua calon mempelai serta dengan senang hati memenuhi permintaan keluarga untuk meneguhkan perkawinan mereka menurut tata cara dan iman Gereja Katolik sehingga calon mempelai berdua diberkati oleh Tuhan, diterangi imannya, dilimpahi rahmat-Nya, serta diberi ketenteraman dalam menjalani kehidupan berkeluarga.

Amin

Saya memerciki saudara dengan air suci seperti embun surgawi. Saudara diberkati oleh Tuhan, diterangi dengan sinar-Nya, dilimpahi dengan Rahmat-Nya dan disucikan dalam Roh Kudus agar pantas menjalani peristiwa suci ini. Dalam (†) nama Bapa, Putera dan Roh Kudus.

Amin

Saudara-saudari terkasih dalam Kristus, saya ajak bersedia menjadi saksi, merestui dan mendoakan perkawinan kedua calon mempelai ini. Untuk itu, marilah kita bersama-sama memasuki Gereja dan merayakan Ekaristi, sebagai tanda syukur dan mohon berkat Tuhan.

PERARAKAN MEMASUKI GEREJA
(Imam dan putra altar memasuki Gereja diikuti oleh mempelai dan keluarga diiringi lagu pembuka)

LAGU PEMBUKA :

BERSERAH SETIA

BERBAHAGIA, BERGEMBIRA,
TIBA SAATNYA BERSERAH SETIA
BERBAHAGIA, BERGEMBIRA,
CINTA BERSINAR BAGAI CAHAYA

LAJULAH BAHTERA HIDUPMU,
MERCUSUARLAH TUJUANMU
MERIAHKANLAH HARI BAHAGIA,
DAN LUAPKANLAH GIRANG HATIMU
HARUMKANLAH BANGSAL PESTAMU,
PANCARKANLAH SINAR WAJAHMU

BERBAHAGIA, BERGEMBIRA
DUA SEJOLI BERSERI – SERI
BERBAHAGIA, BERGEMBIRA,
SEHIDUP SEMATI KU BERJANJI
HIDUP BAHAGIA


SALAM PEMBUKA 
(Umat dimohon berdiri)

Imam   :

Umat    :

Imam    :


Umat    :


Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus

Amin

Rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, cinta kasih Allah dan persekutuan Roh Kudus selalu besertamu.

Dan sertamu juga

PENGANTAR      : oleh Imam

SERUAN TOBAT

Imam   :
Andreas   dan Andrea  , kalian berdua datang dengan niat yang teguh agar cinta kasihmu dipersatukan oleh Allah dalam ikatan Sakramen Perkawinan Kudus. Kini bersama saudara sekalian, marilah kita hening sejenak mempersiapkan batin kita guna memasuki perayaan cinta kasih ini.
                                                                                                          
Imam   :

Umat    :










Imam    :


Umat    :
Saya mengaku ...

Kepada Allah Yang Maha Kuasa dan kepada saudara sekalian bahwa saya telah berdosa, dengan pikiran dan perkataan, dengan perbuatan dan kelalaian. Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada Santa Perawan Maria, kepada para malaikat, dan orang kudus dan kepada saudara sekalian, supaya mendoakan saya kepada Allah Tuhan Kita.
Amin

Semoga Allah Yang Maha Kuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan menghantar kita ke hidup yang kekal.
Amin

TUHAN KASIHANILAH KAMI (Lagu MISA KITA II)


TUHAN KASIHANILAH KAMI    2X
KRISTUS KASIHANILAH KAMI  2X
TUHAN KASIHANILAH KAMI    2X


DOA  PEMBUKA

(Umat berlutut) 

Imam   :


















Umat    :
Marilah kita berdoa….
Allah Bapa  Yang Maha Setia, Engkau telah mengkuduskan cinta kasih suami isteri dan mengangkat perkawinan menjadi lambang persatuan Kristus dengan Gereja, serta menghendaki agar pria dan wanita membangun keluarga yang bahagia.
Hamba-Mu, Andreas   dan Andrea  , telah seia dan sekata untuk memasuki bahtera perkawinan.
Berkatilah mereka agar semakin menyadari kesucian hidup berkeluarga, tahan uji dalam suka maupun duka. Semoga Sabda dan teladan Kristus menjadi pegangan mereka dalam mengatur dan mengembangkan hidup bersama yang rukun, setia dan bahagia. Anugerahkanlah kepada mereka keturunan yang dapat dibanggakan. Demi Yesus Kristus Putera-Mu, Tuhan, Pengantara kami, yang bersama Dikau dan Roh Kudus hidup dan berkuasa, Allah sepanjang segala masa.

Amin

L I T U R G I   S A B D A
(Umat duduk)

BACAAN  PERTAMA  1 Korintus (13: 1-8a)
                     
            Saudara-saudara, sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang bergemerincing. Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna. Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faidahnya bagiku.
            Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan  tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu. Kasih tidak berkesudahan.

Demikianlah sabda Tuhan.
Umat :  Syukur kepada Allah.


LAGU TANGGAPAN SABDA :  
KASIH (PUTUT)

ANDAIKAN AKU FASIH BERBICARA
NAMUN TAK PUNYA CINTA KASIH
KU BAGAI GONG YANG BERGAUNG

ANDAI IMANKU MAMPU PINDAHKAN GUNUNG
NAMUN TAK PUNYA CINTA KASIH
KU TIADA BERGUNA

KASIH ITU SABAR MURAH HATI
PERCAYA TAK ANGKUH DAN TAK DENGKI
KASIH ITU TAK MEMEGAHKAN DIRI
KASIH ITU KEKAL SERTA ABADI

ANDAIKAN AKU MENDERMAKAN HARTAKU
NAMUN TAK PUNYA CINTA KASIH
TIADA BERARTILAH AKU

KASIH ITU SABAR MURAH HATI
PERCAYA TAK ANGKUH DAN TAK DENGKI
KASIH ITU TAK MEMEGAHKAN DIRI
KASIH KEKAL DAN ABADI
       
BAIT  PENGANTAR INJIL       
       (Umat dimohon berdiri)
           
                      
LAGU : WEDDING’S ALLELUYA ( KEK 189 )

ALLELUYA, ALLELUYA, ALLELUYA
ALLELUYA, ALLELUYA, ALLELUYA
ALLELUYA, ALLELUYA, ALLELUYA

JIKA KITA SALING MENGASIHI,
ALLAH TINGGAL DALAM KITA,
DAN CINTA ALLAH DALAM KITA,
JADILAH SEMPURNA.

ALLELUYA, ALLELUYA, ALLELUYA
ALLELUYA, ALLELUYA, ALLELUYA
ALLELUYA, ALLELUYA, ALLELUYA



BACAAN  INJIL                                                                                                                        

Imam   :

Umat    :

Imam    :


Umat    :
Tuhan sertamu

Dan sertamu juga

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Santo Yohanes
(Yohanes  15 : 9-17)

Dimuliakanlah Tuhan


Imam :
"Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu.

Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya.

Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.

Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu.

Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.

Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu.

Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.

Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.

Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain."


Imam   :


Umat    :
Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun melaksanakannya.

SabdaMu adalah jalan, kebenaran dan hidup kami.

HOMILI                                                                                                                                    (Umat duduk)

UPACARA PENERIMAAN  SAKRAMEN  PERKAWINAN
(Umat duduk)                                   


Imam   :





Saudara-saudari terkasih, kini tibalah saatnya kedua calon mempelai untuk meneguhkan janji perkawinan mereka.
Pada upacara penerimaan Sakramen Perkawinan ini, Andreas   dan Andrea   akan mempersatukan cinta mereka dalam ikatan cinta Kristus yang abadi.
Saya mengundang kedua saksi untuk ke depan. Umat juga saya persilakan berdiri.

 (Kedua mempelai berdiri ke depan altar menghadap imam.
Kedua saksi; Bapak F.X Soegiarto dan Ibu Elly Yosefa Tumbelaka juga berdiri mendampingi mempelai)
Imam   :




Andreas   dan Andrea   yang berbahagia, anda berdua telah datang ke altar ini untuk saling menerimakan Sakramen Perkawinan di hadapan Allah, Imam, dengan disaksikan oleh keluarga dan seluruh umat yang hadir. Kristus memberkati dan meneguhkan anda berdua agar saling mencintai dengan setia dan saling menunaikan tanggung jawab sebagai suami istri. Maka, sekarang saya persilakan anda berdua untuk menyatakan maksud dan isi hati anda berdua.  Jika kita saling mengasihi, Allah tinggal di dalam kita dan cinta kasih Allah dalam kita menjadi sempurna. 



Andreas   dan Andrea   (bersama-sama):

Romo Matheus Sukmawanto yang kami hormati, sesuai dengan rencana Tuhan, kami berdua bertekad, bersatu hati dengan niat yang kuat untuk membangun rumah tangga. Kami mohon kesediaan Romo, untuk meresmikan hubungan kami sebagai suami istri yang sah menurut tata cara Gereja Katolik yang kudus.

Imam   :





Saksi    :






Imam   :






(Bertanya pada saksi)
Para saksi yang terhormat, adakah sesuatu yang menghalangi pernikahan Andreas   dan Andrea   ini, menurut ketentuan Gereja Katolik ?

Romo yang kami hormati, sejauh pengamatan dan sepengetahuan kami, tidak ada halangan apapun untuk meresmikan pernikahan ini. Oleh sebab itu, kami mendukung permohonan kedua calon mempelai ini untuk meresmikan pernikahan mereka menurut adat dan tata cara Gereja Katolik.

Andreas   dan Andrea   yang berbahagia, setelah mendengar permohonan kalian dan diadakan penyelidikan seperlunya serta dikuatkan oleh pernyataan para saksi, saya sebagai pejabat Gereja meluluskan permohonan kalian.

Sebelum pernikahan kalian diresmikan, kini nyatakanlah kesanggupan hati kalian berdua di hadapan Allah, para saksi  dan  umat yang hadir disini.

INTERPELASI MEMPELAI
(Imam bertanya kepada mempelai putra)

Imam   : Andreas  , apakah saudara menerima dan meresmikan perkawinan ini dengan kesungguhan dan keikhlasan hati?
Andreas        : Ya sungguh dan ikhlas hati

Imam   : Andreas  , berjanjikah saudara mengasihi, menghormati, melindungi istri saudara, serta selalu setia kepadanya sampai selamanya?
Andreas        : Ya saya berjanji

Imam   :  Andreas  , bersediakah saudara menjadi kepala keluarga yang baik, bagi anak-anak yang dipercayakan Tuhan  kepada saudara, membimbing dan mendidik mereka secara katolik?
Andreas        :   Ya saya bersedia.

(Imam bertanya kepada mempelai putri)
Imam   :  Andrea  , apakah saudari menerima dan meresmikan perkawinan ini dengan kesungguhan dan keikhlasan hati?
Andrea        :   Ya sungguh dan ikhlas hati.

Imam   : Andrea  , berjanjikah saudari  mengasihi, menghormati, melindungi suami saudari, serta selalu setia kepadanya sampai selamanya?
Andrea         :  Ya saya berjanji.

Imam   : Andrea  , bersediakah saudari menjadi ibu yang baik bagi anak-anak yang  dipercayakan Tuhan  kepada saudari, membimbing dan mendidik mereka secara katolik?
Andrea        :  Ya saya bersedia.


JANJI  PERNIKAHAN                                                                              
(Umat dimohon berdiri)
Imam   :





Sekarang tibalah saatnya untuk meresmikan pernikahan kalian. Saya persilakan kalian menumpangkan tangan di atas Kitab Suci ini. Terimakanlah sakramen perkawinan saudara dengan  mengucapkan janji setia satu sama lain di hadapan Allah dan umat-Nya yang hadir di sini.





Andreas   :

Di hadapan Tuhan, Imam, para orang tua, para saksi,  saya Andreas  , dengan niat yang suci dan ikhlas hati memilihmu Andrea   menjadi isteri saya.
Saya berjanji untuk setia kepadamu dalam untung dan malang, dalam suka dan duka, di waktu sehat dan sakit, dengan segala kekurangan dan kelebihanmu.
Saya akan selalu mencintai dan menghormatimu sepanjang hidupku.
Saya bersedia menjadi Bapak yang baik bagi anak - anak  yang akan  dipercayakan Tuhan kepada saya dan mendidik mereka secara Katholik.
Demikian janji saya demi Allah dan Injil suci ini, semoga Tuhan menolong saya.




Andrea   :

Di hadapan Tuhan, Imam, para orang tua, para saksi,  saya Andrea  , dengan niat yang suci dan ikhlas hati memilihmu Andreas   menjadi suami saya.
Saya berjanji untuk setia kepadamu dalam untung dan malang, dalam suka dan duka, di waktu sehat dan sakit, dengan segala kekurangan dan kelebihanmu.
Saya akan selalu mencintai dan menghormatimu sepanjang hidupku.
Saya bersedia menjadi Ibu yang baik bagi anak - anak  yang akan  dipercayakan Tuhan kepada saya dan mendidik mereka secara Katholik.
Demikian janji saya demi Allah dan Injil suci ini, semoga Tuhan menolong saya.

Imam   :









Atas nama Gereja dan di hadapan para saksi, segenap umat Allah serta hadirin sekalian, dengan ini saya menegaskan bahwa pernikahan yang telah diresmikan ini adalah pernikahan yang sah menurut hukum Gereja Katolik dan sah pula menurut Negara. Semoga sakramen pernikahan ini menjadi sumber kekuatan dan sumber kebahagiaan bagi saudara Andreas   dan Andrea   mulai saat ini dan selama-lamanya.
Semoga kalian berdua diberkati oleh Allah Yang Maha Kuasa, dalam nama Bapa, dan Putra dan Roh Kudus. 

Imam   :

Umat    :
Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu.
Karena itu apa yang telah dipersatukan Allah ......... 
Jangan diceraikan manusia

(Saksi dan Umat dipersilakan duduk)

DOA MOHON BERKAT UNTUK  MEMPELAI                                                                                                      
Imam   :


Sudara-saudara terkasih, marilah kita berdoa dengan rendah hati, agar Tuhan berkenan mencurahkan berkat dan rahmat-Nya atas kedua mempelai ini, yang telah menikah dalam Kristus.

(Hening Sejenak)

Imam   :








































Umat   :
Allah Bapa yang Maha Pengasih, Engkau menciptakan segala sesuatu dengan kekuatan kuasa-Mu. Engkau menciptakan manusia menurut citra-Mu. Engkau menciptakan pria dan wanita supaya mereka dipadukan menjadi satu. Engkau mengajarkan bahwa pernikahan yang telah Kau teguhkan tak boleh diceraikan. 
Allah, Engkau menguduskan ikatan suami isteri dan mengangkat perjanjian nikah menjadi lambang persatuan Kristus dengan Gereja yang tak terceraikan.

Pandanglah dengan kerahimanmu mempelai wanita Andrea  , agar rahmat cinta dan damai tinggal dalam hatinya. Semoga ia menjadi istri yang setia, dan ibu yang baik, seperti wanita-wanita kudus yang dipuji dalam Kitab Suci. 

Kami berdoa pula untuk mempelai pria ini : Andreas  , supaya ia selalu berusaha menunaikan tanggung jawabnya sebagai kepala rumah tangga terhadap istri dan anak-anaknya, serta berbakti terhadap Gereja dan masyarakat. 
Dan kini kami mohon Ya Bapa, jadikan kedua mempelai ini bersatu sebagai suami istri yang terpandang karena peri hidup yang baik dan berjasa untuk sesama dalam lingkungan mereka.  Kuatkanlah mereka dengan semangat Injil-Mu, sehingga mereka menjadi saksi Kristus bagi semua orang.

Buatlah mereka subur dan berketurunan, menjadi orangtua yang patut dicontoh, dan berbahagia melihat anak cucu mereka. 

Restuilah mereka agar mencapai usia lanjut dan akhirnya memasuki kehidupan bahagia dalam Kerajaan Surga.   
Dan kami mohon kepada-Mu ya Tuhan, semoga keluarga baru ini tetap berpegang teguh pada iman dan perintah - perintah-Mu. Demi  Kristus, Tuhan dan Pengantara Kami. 


Amin

PEMBERKATAN  CINCIN
 (Umat duduk)
       
(Mempelai berdua berdiri berhadap-hadapan. Petugas yang ditunjuk menyerahkan cincin kepada Imam, dibawa di atas nampan untuk diberkati)

Imam   :








Umat:
Ya Allah, sumber cinta kasih dan kesetiaan, berkatilah (†) kedua cincin ini, supaya menjadi lambang kesetiaan suami istri, dan lambang kasih-Mu yang tak berkesudahan. Semoga cincin ini selalu mengingatkan mereka akan cinta dan karunia-Mu yang tak berkesudahan dan janji cinta dan kesetiaaan  mereka di hadapan Allah pada hari bahagia ini. Demi Kristus, Tuhan kami. 

Amin. 

(Cincin diperciki air suci. Kemudian Imam menyerahkan cincin kepada mempelai)

Diiringi lagu instrumentalia: Lagu Cincin Kami

Imam   :

(Sambil menyerahkan cincin kepada mempelai pria)
Andreas, kenakanlah cincin ini pada jari manis istrimu, sebagai lambang cinta kasih dan kesetiaanmu. 

Andreas   menerima cincin dan mengenakannya pada jari manis Andrea   sambil berkata:
  
Andreas :

Andrea, terimalah cincin ini sebagai lambang cinta, kesetiaan dan kasihku padamu. Semoga cincin ini akan selalu mengingatkanmu pada janji kasih kita hari ini.

       
Imam   :

(Sambil menyerahkan cincin kepada mempelai wanita)
Andrea, kenakanlah cincin ini pada jari manis suamimu, sebagai lambang cinta kasih dan kesetiaanmu. 


Andrea   menerima cincin dan mengenakannya pada jari manis Andreas   sambil berkata:


Andrea :

 Andreas, terimalah cincin ini sebagai lambang cinta, kesetiaan dan kasihku padamu. Semoga cincin ini akan selalu mengingatkanmu pada janji kasih kita hari ini.


Imam :



Umat :
 Semoga ikatan cinta kasih kalian berdua selalu berseri dan memancarkan kebahagiaan sejati dalam membina keluarga yang bahagia.

Amin




PEMBERKATAN KITAB SUCI, SALIB DAN ROSARIO
(Salah satu dari orang tua mempelai menyerahkan Kitab Suci, Salib, dan rosario kepada Imam untuk diberkati)

Imam   :











Umat    :
Ya  Allah, Bapa yang Maha Kasih, berkatilah Kitab Suci ini agar dapat dipakai oleh keluarga ini sebagai sumber iman, pengharapan dan kasih.
Berkatilah Salib ini, agar selalu menjadi tanda kehadiran-Mu di tengah keluarga dan memberikan berkat pengorbanan sejati dalam rentang tanganNya yang selalu melindungi.
Demikian pula, berkatilah Rosario ini, agar menjadi tanda kehadiran-Mu, serta kehadiran Bunda Maria di tengah keluarga baru ini, dan selalu mendampingi keluarga ini dengan kesejukan dan kasih seperti keluarga di Nazareth. Dalam (†) nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus.

Amin. 

( Setelah benda-benda rohani tersebut diberkati, Imam menyerahkan benda-benda tersebut ke orang tua mempelai,  diteruskan  untuk diserahkan kepada mempelai )

PENYERAHAN KITAB SUCI, SALIB DAN ROSARIO

Kedua orang tua mempelai bersama-sama:
 Anak – anakku yang terkasih, terimalah Kitab Suci, Salib dan Rosario ini sebagai lambang cinta kasih Allah dan penyertaan Bunda Maria dalam keluargamu. Jadikan Kitab Suci ini sebagai  inspirasi hidupmu dalam membangun keluarga dan Salib ini menguatkan kalian berdua dalam hidup pernikahanmu, dan buatlah Rosario ini sebagai lambang kesetiaan kalian berdua seperti Maria yang selalu setia kepada kehendak Tuhan dalam hidupnya.

Andreas   dan Andrea   :     Amin
(Kedua mempelai kembali ke tempat duduk )


PENANDATANGANAN DOKUMEN PERKAWINAN
Imam   :

Kedua mempelai, salah satu orangtua masing-masing mempelai dan para saksi, saya persilakan untuk menandatangani dokumen perkawinan.

                  
Imam, mempelai, orangtua dan para saksi menandatangani akta perkawinan. Diiringi lagu oleh koor.

LAGU : THE WEDDING ( TOTOK )

YOU BY MY SIDE THAT HOW I SEE US.
I CLOSE MY EYES AND I CAN SEE US.
WE’RE ON OUR WAY TO SAY I DO.
MY SECRET DREAMS HAVE ALL COME TRUE.

I SEE THE CHURCH I SEE THE PEOPLE,
YOUR FOLKS AND MINE HAPPY
AND SMILLING,
AND I CAN HEAR SWEETVOICES SINGING
AVE MARIA

OH MY LOVE MY LOVE
THIS CAN REALLY BE
THAT SOME DAY YOU WALK
DOWN THE ISLE WITH ME.

LET IT BE MAKE IT BE
THAT I’M THE ONE FOR YOU
I’LL BE YOURS ALL YOURS
NOW AND FOREVER

I SEE US NOW YOUR HAND IN MY HAND.
THIS IS THE HOUR THIS IS THE MOMENT,
AND I CAN HEAR SWEET VOICES SINGING
AVE MARIA

DOA UMAT                                                                                                                           

Imam   :





Lektor  :






Umat   :

Lektor : 





Umat   :

Lektor :




Umat    :

Imam  :





Umat    :   
 

Saudara-saudari yang terkasih dalam Kristus, kedua mempelai ini telah mengikat perjanjian nikah di hadapan Allah dan di hadapan kita semua. Marilah kita mendoakan mereka, agar tetap berbahagia dalam lindungan Tuhan Allah kita.

Bapa sumber kasih cinta sejati, kami berdoa untuk Andreas   dan Andrea   Sudilah kiranya Bapa menolong mereka agar selalu memperbaharui kesetiaan satu sama lain dan dengan sabar dapat menerima kekurangan-kekurangan yang ada pada pasangan hidupnya. Marilah kita mohon.....

Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan 

Bapa di surga, sudilah kiranya Bapa menjauhkan mereka dari marabahaya, meringankan kesukaran mereka dan menguatkan mereka dalam menghadapi segala cobaan hidup agar mereka dapat menciptakan keluarga yang bahagia. Marilah kita mohon……

Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan 

Jagailah mereka agar sehat walafiat sehingga sanggup menjalani tugasnya dengan baik dalam masyarakat serta dianugerahi Tuhan dengan anak-anak yang sehat dan cerdas yang dapat membahagiakan hati kedua orangtuanya. Marilah kita mohon….. 
Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan 

Ya Allah, bimbinglah mereka agar selalu berada dalam damai sejati, sehingga mereka saling mencintai dengan kasih sejati, dan mampu membangun keluarga Katolik yang bahagia. Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara  kami

Amin.

L I T U R G I     E K A R I S T I

PERSIAPAN   PERSEMBAHAN                                                                   
(Pembawa persembahan maju ke depan altar, kedua mempelai menerima persembahan, kemudian menyerahkan persembahan kepada Imam, dengan diiringi lagu oleh koor)



PERSEMBAHAN CINTA ( KEK 130 / KE 141 )

BUKAN BUNGA SEGAR YANG KUHANTAR,
BUAT PERSEMBAHAN DI ALTARMU,
HANYA UNTAIAN BUNGA PENGABDIAN
YANG LAYU OLEH KERINGNYA JIWA.

REFF :
            HATI INI MENYEMBAH-MU,
            JIWA INI BERSERAH PADA-MU,
            BERI KAMI CINTA DAN RAHMAT,
            CUKUP SUDAH ‘TUK JADI BERKAT

BUKAN SEONGGOK HARTA KUHANTAR,
TRIMALAH TUHAN JADI PERSEMBAHAN,
HANYA SEGENGGAM HARAPAN DAN CINTA
YANG KURAJUT DENGAN BENANG KASIH.


Imam   :




Umat  :




 Imam  :







 
Umat  : 
Berdoalah saudara – saudari, supaya persembahanku dan persembahanmu berkenan pada Allah, Bapa yang Maha Kuasa 


Semoga persembahan ini diterima demi kemulian Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus 


Allah Bapa yang Maha Rahim terimalah kiranya persembahan yang kami hunjukkan kepadaMu untuk kedua mempelai ini. Mereka telah Kau persatukan dalam perkawinan suci ini. Terimalah juga persembahan cinta kasih mereka. Sehingga dengan perayaan Ekaristi ini, mereka semakin mencintai satu sama lain dan semakin mengasihi Engkau. Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara kami. 

Amin 
                                                                            



PREFASI               
(Umat berdiri)

Imam  :

Umat  :

Imam  :

Umat  :

Imam  :

Umat  :

Imam  :
Tuhan sertamu

Dan sertamu juga

Marilah mengarahkan hati kepada Tuhan

Sudah kami arahkan

Marilah bersyukur kepada Tuhan Allah kita

Sudah layak dan sepantasnya

Sungguh layak dan sepantasnya, ya Tuhan Bapa yang kudus, Allah yang kekal dan kuasa, bahwa di mana pun juga kami senantiasa bersyukur kepadaMu. Sebab Engkau berkenan menciptakan manusia dan menganugerahinya martabat yang luhur. Persatuan mesra antara suami-istri mencerminkan cinta kasihMu sendiri. Engkau menciptakan manusia karena cinta. Engkau memanggil mereka untuk mengamalkan cinta, Engkau mengundang mereka untuk menikmati cintaMu yang kekal, Dengan demikian misteri perkawinan suci menandakan cinta ilahi dan menguduskan cinta insani dalam Kristus pengantara kami. Bersama para malaikat dan seluruh orang kudus, kami bermadah memuliakan Dikau dengan tak henti-hentinya bernyanyi :


KUDUS  ( Lagu MB 249 / MISA KITA II)

KUDUS, KUDUS, KUDUSLAH TUHAN.
ALLAH SEGALA KUASA.
SURGA DAN BUMI PENUH KEMULIAAN-MU
TERPUJILAH ENGKAU DI SURGA
DIBERKATILAH YANG DATANG.
DALAM  NAMA TUHAN.
TERPUJILAH ENGKAU DI SURGA.


DOA  SYUKUR  AGUNG  II                               
 (Umat berlutut)

Imam   :



























Umat :


Imam  :































Umat :
Sungguh kuduslah Engkau, ya Bapa, sumber segala kekudusan, kami mohon: Kuduskanlah persembahan ini dengan pencurahan RohMu agar bagi kami menjadi Tubuh dan Darah PuteraMu terkasih Tuhan kami, Yesus Kristus.

Ketika akan diserahkan untuk menanggung sengsara dengan rela, Yesus mengambil roti, mengucap syukur kepadaMu, lalu memecah-mecah roti itu dan memberikannya kepada murid–muridNya seraya berkata: 
“ TERIMALAH DAN MAKANLAH!  INILAH TUBUHKU  YANG DISERAHKAN  BAGIMU “

Demikian pula sesudah perjamuan Yesus mengambil piala.  Sekali lagi Ia mengucap syukur kepadaMu, lalu memberikan piala itu kepada murid – muridNya seraya berkata: 
“ TERIMALAH  DAN  MINUMLAH !  INILAH   PIALA  DARAHKU, DARAH  PERJANJIAN  BARU  DAN  KEKAL, YANG  DITUMPAHKAN  BAGIMU  DAN  BAGI  SEMUA  ORANG DEMI  PENGAMPUNAN  DOSA.  LAKUKANLAH  INI  UNTUK  MENGENANGKAN  DAKU “

Setiap kali kita makan roti ini dan minum dari piala ini kita menyatakan iman kita. 

WafatMu kami kenang, ya Tuhan yang bangkit mulia. Datanglah umatMu menanti, penuh iman dan harapan.

Sambil mengenang wafat dan kebangkitan Kristus, kami mempersembahkan kepadaMu, ya Bapa, roti kehidupan dan piala keselamatan. Kami bersyukur, sebab kami Engkau anggap layak menghadap Engkau dan berbakti kepadaMu. Kami mohon, agar kami yang menerima Tubuh dan Darah Kristus, dihimpun menjadi satu umat oleh Roh Kudus. 
Bapa perhatikanlah GerejaMu yang tersebar diseluruh bumi. Sempurnakalah umatMu dalam cinta kasih dalam persatuan dengan Paus kami Benedictus XVI dan Uskup kami Mgr Johannes Pujasumarta, serta para Imam, Diakon dan semua pelayan sabdaMu 
Ingatlah akan saudara – saudari kami, kaum beriman,  yang telah meninggal dunia dengan harapan akan bangkit, khususnya Yuwono Kandiawan, dan akan semua orang yang telah berpulang dalam kerahimanMu. Terimalah mereka dalam cahaya wajahMu. 
Kasihanilah kami semua agar kami Engkau terima dalam kebahagiaan abadi bersama Santa Maria, Perawan dan Bunda Allah, bersama para rasul, khususnya Andreas, dan semua orang kudus dari masa ke masa  yang hidupnya berkenan dihatiMu. Semoga kamipun Engkau perkenankan turut serta memuji dan memuliakan Dikau, dengan perantaraan Yesus Kristus, PutraMu. 

Dengan pengantaraan Kristus, bersama Dia dan dalam Dia, bagiMu, Allah Bapa yang Maha Kuasa, dalam persekutuan dengan  Roh Kudus, segala hormat dan kemuliaan sepanjang segala masa. 

Amin 
               (Umat berdiri)

Imam   :

Atas petunjuk penyelamat kita dan menurut ajaran Ilahi maka
beranilah kita berdoa :

BAPA KAMI BIASA ( MB 142 )

BAPA KAMI YANG ADA DI SURGA,
DIMULIAKANLAH NAMA-MU.
DATANGLAH KERAJAAN-MU.
JADILAH KEHENDAK-MU,
DI ATAS BUMI SEPERTI DI DALAM SURGA.
BERILAH KAMI REJEKI PADA HARI INI.
DAN AMPUNILAH KESALAHAN KAMI,
SEPERTI KAMIPUN MENGAMPUNI
YANG BERSALAH KEPADA KAMI.
DAN JANGANLAH MASUKKAN KAMI
KE DALAM PERCOBAAN,
TETAPI BEBASKANLAH KAMI, DARI YANG JAHAT.

Imam   :

Ya Bapa bebaskanlah kami dari segala kemalangan dan berilah kami damaiMu. Kasihanilah dan bantulah kami, supaya selalu bersih dari noda dosa dan terhindar dari segala gangguan, sehingga kami dapat hidup dengan tenteram, sambil mengharapkan kedatangan penyelamat kami Yesus Kristus.

Lanjutan lagu Bapa Kami:

SEBAB ENGKAULAH RAJA,
YANG MULIA DAN BERKUASA,
UNTUK SELAMA-LAMANYA

DOA  DAMAI
Imam   :








Umat :







Imam  :

Umat   :

Imam   : 
Saudara-saudara terkasih, Tuhan Yesus bersabda,  “ Hendaklah kamu saling mengasihi sebagaimana Aku mengasihi kamu. Tidak ada kasih yang lebih besar daripada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Kamu adalah sahabatku, jikalau kamu melakukan segala perintahKu!”  Marilah di saat kita merayakan peneguhan kasih ini kitapun juga mohon kasih sejati itu pada Tuhan :

Tuhan Yesus Kristus jangan memperhitungkan dosa kami tetapi perhatikanlah iman Gereja-Mu, dan restuilah kami supaya hidup bersatu dengan rukun sesuai dengan kehendak-Mu. Sebab Engkaulah Tuhan dan pengantara kami kini dan sepanjang masa.

Amin

Damai Tuhan kita Yesus Kristus, selalu besertamu

Dan  sertamu juga

Marilah kita memberi salam damai satu sama lain.

(Umat memberi salam damai antara satu dengan yang lain)


KOMUNI                                               

 (Umat berlutut)

Imam   :


Umat: 


Ini Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah kita yang diundang ke pesta.

Tuhan , aku tak pantas, Tuhan masuk jiwaku. Bersabdalah saja, jiwaku 'kan sembuh 
          
(Imam menerimakan komuni terlebih dahulu kepada kedua mempelai, baru kepada koor dan umat yang telah dibaptis dalam Gereja Katholik dan telah menerima komuni pertama)

LAGU KOMUNI:


WONDERFUL DAY

TODAY I WILL WALK
WITH MY HANDS IN GOD
TODAY I WILL TRUST IN HIM,
AND NOT BE AFRAID

FOR HE WILL BE THERE,
FOR HE WILL BE THERE,
EV’RY MOMENT TO SHARE
ON THIS WONDERFUL DAY
HE HAS MADE

HARI BAHAGIA DALAM HIDUPKU,
BERJALAN BERSAMA-MU, YESUS, TUHANKU
S’BAB KAU SERTAKU, SLALU SERTAKU
SEPANJANG HIDUPKU
BAHAGIA SELALU SERTAKU

        (Umat duduk)                          


DOA  SYUKUR SESUDAH KOMUNI                                                                                         

Imam   :










Umat:  
Marilah kita berdoa….
Allah Bapa di surga, kami bersyukur karena dalam upacara suci ini, kami boleh mengiringi peneguhan cinta kedua mempelai dan mengambil bagian dalam Perjamuan Ekaristi. Kami mohon kiranya mereka Kau dampingi dalam setiap langkahnya agar segala sesuatu yang terjadi atas mereka sesuai dengan kehendakMu sendiri. Berkatilah mereka, agar senantiasa sehati dan berbakti kepadaMu dan sesama demi Kristus Tuhan dan pengantara kami

Amin

R I T U S   P E N U T U P
Teks Misa Perkawinan Katholik Yang Telah Disetujui Pastor                      

BERKAT  DAN PENGUTUSAN
(Umat dimohon berdiri)



Imam                 :  Saudara – saudari terkasih, marilah kita akhiri Perayaan Ekaristi ini dengan memohon berkat Tuhan.
               
Imam        :        Tuhan sertamu

Umat        :        Dan sertamu juga


Imam                  : Semoga Allah Bapa yang kekal memelihara saudara dalam cinta kasih,  kerukunan, dan kesejahteraan supaya damai Kristus senantiasa tinggal dalam hati dan rumah tangga saudara.

Umat                  : Amin 

Imam                  : Semoga Allah Putra berkenan menganugerahkan keturunan yang berguna bagi Gereja dan masyarakat serta memperkenankan saudara membina keluarga Kristiani yang kudus 

Umat                  : Amin 

Imam        :        Semoga Allah Roh Kudus membimbing dan menyertai kedua mempelai ini dalam kehidupan rumah tangga mereka.

Umat        :        Amin

Imam                  : Dan semoga saudara sekalian dilindungi, dibimbing dan diberkati oleh Alah Yang Maha Kuasa, Bapa, Putera dan Roh Kudus 

Umat                  : Amin 

Imam                  : Saudara–saudari terkasih. Perayaan Ekaristi dan Penerimaan Sakramen Perkawinan telah selesai.
Umat                  :  Syukur kepada Allah 

Imam        :        Marilah kita mewartakan cinta dan belas kasih Allah agar setiap orang dapat menikmati damai Tuhan.

Umat        :        Amin


PENGHORMATAN  KEPADA  BUNDA MARIA
(Kedua mempelai didampingi oleh orang tua dan para saksi menuju patung Bunda Maria, kedua mempelai menyalakan lilin dan mempelai wanita mempersembahkan bunga diiringi lagu AVE MARIA SCHUBERT) (Umat berlutut)

AVE MARIA ( SCHUBERT )

AVE MARIA, GRATIA PLENA
MARIA GRATIA PLENA, MARIA GRATIA PLENA
AVE, AVE, DOMINUS, DOMINUS TECUM
BENEDICTATU IN MULIERIBUS, ET BENEDICTUS
ET BENEDICTUS FRUCTUS VENTRIS,
VENTRIS TUI JESU
AVE MARIA

AVE MARIA, MATER DEI
ORA PRONOBIS PECATORIBUS,
ORA, ORA PRONOBIS
ORA PRONOBIS PECATORIBUS,
NUNC ET IN HORA MORTIS
IN HORA MOSTRIS NOSTRAE,
IN HORA MORTIS, MORTIS NOSTRAE
IN HORA MORTIS NOSTRAE
AVE MARIA


                                                                                                   





DOA KEDUA MEMPELAI KEPADA BUNDA MARIA 

Andreas   dan Andrea   (bersama-sama):
       
          Bunda Maria, bunda yang penuh rahmat, hari ini adalah hari yang sangat membahagiakan bagi kami berdua. Kami telah berjanji   untuk setia satu sama lain dan kami mau menempuh perjalanan hidup selanjutnya sebagai suami istri.
          Karena itu kami mohon doa restuMu ya Bunda, doakanlah agar cinta kami tahan uji dalam segala suka dan duka hidup pernikahan dan mempunyai kehendak yang kuat untuk selalu menjaga keutuhan rumah tanga kami.
          Semoga kami dapat membangun rumah tangga yang sejahtera dan hidup dalam keluarga Katolik yang bahagia. Kami mohon agar kami dapat menjadi orang tua yang baik dan dapat mendidik anak–anak yang akan dipercayakan Tuhan kepada kami.
          Ya Bunda yang baik hati, bawalah doa kami ini kepada PuteraMu terkasih Tuhan kami Yesus Kristus. 

Salam Maria penuh rahmat, Tuhan sertaMu.
Terpujilah Engkau diantara wanita, dan terpujilah buah tubuhMu Yesus.
Santa Maria, Bunda Allah doakanlah kami yang berdosa ini, sekarang dan waktu kami mati. Amin (3 x)

Kemulian kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus,  seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala masa. Amin.

Terpujilah nama Yesus, Maria dan Santo Yosef. Sekarang dan selama lamanya.
       

LAGU PENUTUP :
GEMA SANGKAKALA

BERGEMA SUARA SANGKAKALA
MEMBELAH ANGKASA,
MEMPELAI BERDUA BERIRING
DENGAN SENYUM BAHAGIA

TUHAN BIMBING BAHTERA HIDUP MEREKA,
TUHAN TLAH BERKENAN MEMBERKATI
JALAN HIDUP MEREKA,
DENGARLAH BUNYI SANGKAKALA
MEMBELAH ANGKASA MENGIRINGI BAHAGIA
JANJI KASIH MEMPELAI BERDUA,

PUJI SYUKUR TUHAN YANG TELAH
MEMPERSATUKAN DUA INSAN
CINTA KASIH SUCI KAN
ABADI SELAMA - LAMANYA

BERGEMA SUARA SANGKAKALA
MEMBELAH ANGKASA,
MEMPELAI BERDUA BERIRING
DENGAN SENYUM BAHAGIA.

HAI DUNIA DENGARLAH
GEMA SANGKAKALA KEBAHAGIAAN,
CINTA KASIH TUHAN
SATU DENGAN MEMPELAI BERDUA.



UCAPAN TERIMA KASIH 
oleh Bapak Sonny (wakil mempelai)
(Umat duduk)   

Dengan penuh syukur kepada Allah Tuhan Yang Maha Kuasa, terima kasih yang tulus kami haturkan kepada: 
Yth. Romo Matheus Sukmawanto, Pr.
Yth. Bp./Ibu. FX Soegiarto
Yth. Bp./Ibu Kun Supriyatna
Yth. Ibu Elly Yosefa Tumbelaka
Yth. Sdri. Sylvia Adhisaputra dan Paduan Suara Evening Choir Gereja St. Antonius Kota Baru Yogyakarta.
 Sekretariat, pengurus dan koster Gereja St. Yohanes Pringwulung Yogyakarta.
Putra altar, Lektor, Pembawa Persembahan, MC serta seluruh kerabat, sahabat dan handai taulan yang dengan penuh kasih telah membantu dan hadir serta memberikan doa restu dalam Penerimaan Sakramen Perkawinan Andreas   dan Andrea  .
Buku ini silakan dibawa pulang sebagai kenang-kenangan.



FOTO  BERSAMA
Mempelai dan Pastor
Mempelai, Pastor dan Kedua saksi
dan seterusnya


Halaman ini kami persembahkan untuk Santo pelindung kami berdua.


Riwayat Santo Andreas (νδρέας)

Santo Andreas (Saint Andrew) adalah rasul Yesus yang pertama dan juga pengikut Yohanes Pembabtis. Ia adalah rasul Yesus yang menyaksikan proses karya Yesus Kristus semasa Ia hidup sejak saat Yesus dibabtis oleh Yohanes Pembabtis di Sungai Yordan hingga kenaikan Yesus ke surga.

Santo Andreas dan saudaranya, Petrus, adalah nelayan kelahiran Betsaida, sebuah kota di tepi Danau Genesaret (Mrk 6:45; Yoh 1:44; 12:21). Ayahnya, bernama Jonah (Yoh 1:42), juga seorang nelayan di Kapernaum, empat kilometer sebelah barat muara Sungai Yordan pada Danau Genesaret.

Dalam agama Katolik, namanya masuk ke dalam orang kudus dan peringatan akan dirinya dirayakan setiap tanggal 30 November.

Nama "Andreas" berasal dari bahasa Yunani νδρεία , dan artinya adalah berani, perkasa, kuat dan jantan. Variasi nama baptis lainnya yang berasal dari namanya adalah : Andre, Andrea, Andrew. Tidak tercatat adanya padanan nama itu di dalam bahasa Aram maupun Ibrani. Namanya cocok dengan profesinya sebagai nelayan sebelum menjadi murid Yesus. Setelah menjadi murid Yesus, ia menjadi pewarta yang pemberani dan tidak takut akan berbagai ancaman dan dengan gembira mendatangi salib yang disediakan untuknya. Simbol kerasulannya adalah salib yang menyerupai huruf X.



Awal Kerasulan
Andreas telah sering mendengar kisah di masyarakat tentang hadirnya Yohanes Pembaptis yang mengajak masyarakat sekitarnya untuk bertobat dan dibaptis. Andreas adalah seorang Yahudi yang tekun. Ia sering membaca firman Tuhan dan direnungkannya. Ia mengetahui janji Tuhan yang akan mengutus Mesias, juru selamat manusia, di bumi. Maka dengan bisikan hatinya ia mengikuti Yohanes di tepi Sungai Yordan (Yoh 1:35-40).
Suatu hari datang seorang muda dari Nazaret. Ia minta dibaptis. Lalu Yohanes mengumpulkan para pengikutnya dan berkata: "Lihatlah! Dialah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia!" . Walau mungkin belum mengerti benar apa makna seruan Yohanes itu dan belum mengenal siapa Yesus, Andreas bersama Yohanes (Penulis Injil Yohanes) segera mengikuti Yesus.  Ketika ia bertemu dengannya Yesus menegur, "Kalian mencari siapa?". Andreas bingung untuk menjawabnya dan ia memberanikan diri berbalik bertanya, "Rabi tinggal di mana?" Yesus menjawab, "Mari lihat sendiri." Maka ia mengikuti Yesus dan tinggal bersamaNya di hari itu.

Perjumpaan dengan Yesus dan pengalaman bersama-Nya membuat Andreas segera menyadari dan mengenal bahwa Yesus-lah Sang Mesias. ”Kami telah menemukan Mesias!” serunya dengan gembira kepada Petrus, saudaranya (Yoh 1:41). Petrus diantarnya menemui Kristus. Kedua bersaudara ini diterima Yesus menjadi murid-Nya.

Ketika beberapa orang Yunani mau bertemu dengan Yesus, Andreas-lah yang membawa mereka kepada Yesus dan menyampaikan maksud mereka itu kepada-Nya. Karena keutamaan ini, ia dijuluki ”Pengantar kepada Yesus”.

Andreas dipilih Yesus menjadi salah seorang rasulNya yang pertama. Andreas selalu mengikuti Yesus dalam perjalananNya. Setelah Yesus meninggalkan mereka, Andreas dengan tekun mengabarkan Injil sampai ke Rusia dan Yunani.  Rasul Andreas menyebarkan Injil di Scythia, Epirus, Hellas, Kapadokia, Galatia, Bithynia, Byzantium, Thrace, Makedonia, Thessaly, dan Achaia. Menurut tradisi Gereja, ia memulai misinya di Provinsi Vithynia dan Pontus di bagian tepi selatan Laut Hitam. Kemudian, ia menuju Kota Byzantium dan mendirikan gereja Kristen di sana serta menahbiskan Uskup pertama Byzantium, yaitu Stachys. Di tempat terakhir kerasulannya, Patras, ia disalibkan oleh orang kafir dengan salib berbentuk X, yang akhirnya menjadi simbol dirinya.

Namanya diabadikan dalam berbagai hal. Yang paling terkenal adalah Santo Andreas menjadi santo pelindung negeri Skotlandia pada abad ke-8 hingga kini. Salib X miliknya menjadi salib yang tertera di bendera nasional Skotlandia. Selain itu Santo Andreas juga menjadi santo pelindung bagi:
•           Tempat: Amalfi di Italia, Patras di Yunani, Universitas Patras, Rusia, Rumania, Ukraina.
•           Pekerjaan: pedagang ikan, nelayan, pekerja rumah tangga, perempuan lanjut usia, penyanyi, perempuan lajang, perempuan yang ingin mendapatkan buah hati.
•           Devosi akan Penyakit: sakit reumatik.

Martir di Patras
Andreas membuat mukjizat dan penyembuhan dalam nama Yesus Kristus serta mempertobatkan banyak penyembah berhala, termasuk Maximilla (istri Aeges, prokonsul Roma di Yunani) dan Stratocles. Andreas mengangkat Stratocles menjadi Uskup pertama Patras. Semangat mewartakan kabar sukacita berkobar-kobar, sampai ia rela menumpahkan darah kemartirannya. Suatu hari Andreas menghadap kepada Aeges dan menjelaskan bahwa hanya Tuhanlah yang patut disembah dan bahwa Kristuslah Putra Allah yang telah datang ke dunia. Ia menegaskan bahwa dirinya adalah saksi keselamatan atas nama Yesus, karena ia hadir pada semua peristiwa ini. Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa salib adalah misteri yang sungguh agung. Aeges menghinanya dan mengatakan bahwa itu bukan misteri, melainkan kesengsaraan. Andreas dipenjara, disiksa dan disalib atas perintah Aeges yang murka karena pewartaannya. Dengan hati gembira, Andreas mendatangi kayu salibnya. Andreas bahagia karena boleh semakin serupa dengan Yesus. Ia yakin, salib itu akan mengantarkannya kepada-Nya. Ia menanggalkan jubahnya dan memberikannya kepada para algojonya. Lalu, mereka mengikat dia pada kayu salib yang berbentuk huruf X (sesuai permintaan Andreas sendiri bentuknya seperti huruf X karena Ia merasa tidak pantas salibnya disamakan dengan salib Yesus Kristus) di Patras, Achaia, Yunani. Aeges memerintahkan agar dia tidak dipaku agar Andreas merasakan penderitaan yang lebih lama. Sambil tergantung disalib selama empat malam dia tersenyum, dan tetap mengkhotbahkan kebenaran dan memuji nama Tuhan di depan kerumunan massa yang datang melihatnya. Pada 30 November tahun 60, ia wafat bersamaan dengan datangnya cahaya seterang kilat yang berlangsung selama setengah jam.

Pada tahun 357, relik jasad Santo Andreas dipindahkan dari Patras ke Konstantinopel dan disimpan di Gereja Para Rasul. Setelah kota itu rusak oleh Perang Salib pada 1204, Kardinal Peter dari Capua memindahkannya ke Katedral Amalfi di Italia. Jika Petrus secara simbolik mewakili Gereja Ritus Barat (Rome), Andreas mewakili Gereja Ritus Timur. Kini, Andreas menjadi pelindung Rusia dan Skotlandia. Gereja merayakan pestanya pada 30 November.

Teks Misa Perkawinan Katholik Yang Telah Disetujui Pastor
<

No comments:

Post a Comment